Apakah penderitaan itu?
Manusia terkadang tidak mau menderita. Karena pada saat dia menderita hidup bagaikan di neraka, mata jadi kaya matanya panda, tidur susah, pikiran seperti dihantui. Tapi pernahkah berfikir kalo penderitaan itu bisa menjadi sesuatu yang manis, karena itu ada pepatah 'habis gelap terbitlah terang' Akankah kita mengetahui terang, jika kita tidak merasakan gelap. Bisakah kita merasakan kebahagiaan tanpa penderitaan.
Sebenarnya mungkin seperti matahari yang terbit kemudian tenggelam, kita pun tidak bisa selalu disinari matahari.. gosong gosong dah ntar..
Mungkin karena itu kita berpikir tidak ada hubungan yang benar2 bahagia tanpa masalah.. kalo tidak ada masalah, malah cari2 masalah.. tenang aja daripada dicari2, nanti pasti datang sendiri kok..
Ada yang berusaha menutupi diri dengan scarf, sarung tangan, jaket, dan atribut2 lainnya supaya badan tidak hitam. Penampilan jadi gak ok layaknya orang2an sawah, gerah dan konsekuensi2 lainnya.
Mungkin karena itu banyak orang yang memilih menutup hati supaya tidak terluka, keputusan yang seperti pisau bermata dua.
Berarti secara tidak langsung kita membutuhkan penderitaan dalam hidup. Manusia bisa menjadi lebih dekat dengan yang di Atas pun karena penderitaan.
Karena itu kita harus embrace our fear, menerima dan merasakan penderitaan. Bukannya mempertanyakan, menyesali, dan menghujat. Belajar untuk berani membicarakan segala hal yang bisa menimbulkan masalah sampai tuntas. Disimpen juga nantinya jadi masalah, tinggal tunggu waktu saja, layaknya bom waktu..
Terang tidak selalu baik karena matahari pagi selain bagus untuk kesehatan kita, tapi matahari juga bisa menyilaukan dan bisa membakar kulit kita. Kita juga membutuhkan malam hari untuk tertidur lelap, mengagumi keromantisan bulan bintang pada malam hari dan keindahan lampu2. *tapi jangan sampe gelap terus, bisa repot eui.. boros listrik.. banyak serangga pula.. hehehehe*
Karena pikiran2 inilah saya memutuskan nama blog saya.. selain karena it seem i always look for trouble.. if i have to, i will take drastic measure to mess up my life.. dan lucunya selalu pada lubang yang sama.. secara tidak disadari itulah yang sering saya lakukan.. hurt me more i like it? Mengapa saya melakukan itu? saya sendiri tidak mengerti.. mungkin karena butuh adrenalin rush, supaya hidup tidak membosankan, merasa hidup, terlalu terbawa emosi, keep on believing that this time it will work, this time it will be worth it.. atau saya hanyalah orang bodoh yang BDSM perasaan?

No comments:
Post a Comment